Just another WordPress.com weblog

KUMON

Metode Kumon adalah suatu model belajar dari Jepang dan dikembangkan pertama kali oleh Toru Kumon, seorang guru matematika SMU yang pada awalnya ingin membantu pelajaran matematika anaknya yang waktu itu masih duduk di kelas 2 SD. Ia kemudian merancang suatu sistem agar anaknya dapat belajar secara efektif, sistematis, serta memiliki dasar-dasar Matematika yang kuat.Metode Kumon menggunakan bahan pelajaran berupa lembar kerja yang disusun sedemikian rupa secara sistematis dan small step yang berisi materi pelajaran matematika dari tingkat prasekolah sampai dengan tingkat SMU. Bahan pelajarannya dirancang sehingga anak dapat mengerjakan dengan kemampuannya sendiri, bahkan memungkinkan bagi anak untuk memperlajari bahan pelajaran di atas tingkatan kelasnya di sekolah.
Yang dilakukannya adalah :
Mengacu pada sasaran “Matematika tingkat SMU”
Membuat lembar kerja dengan susunan pelajaran yang meningkat secara”step by step”
Memberikan lembar kerja yang dapat diselesaikan oleh anaknya setiap hari dalam waktu kurang dari 30 menit.

Ia berlatih dengan sistem belajar ini secara rutin setiap hari. Hasilnya, ia dapat menyelesaikan Persamaan Diferensial dan Kalkulus Integral setara pelajaran tingkat SMU, ketika masih duduk di kelas 6 SD. Toru Kumon kemudian berkeinginan agar anak-anak lain pun merasakan manfaat belajar seperti ini. Ia menerapkan cara ini kepada anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya. Hasilnya memuaskan, dan sistem belajar KUMON berkembang dari mulut ke mulut. Kini, KUMON tidak hanya menyebar ke seluruh Jepang saja, tetapi juga ke seluruh dunia

Keistimewaan Kumon:
membaca petunjuk dan contoh soal pada lembar kerja
berpikir sendiri
mengerjakan soal dengan kemampuannya sendiri
Sistem belajar, bahan pelajaran, dan pembibingan KUMON dibuat sedemikian rupa agar anak dapat belajar secara mandiri.

Di KUMON pelajaran yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak, bukan berdasarkan tingkatan kelas atau usia anak.Rangkaian soal-soal pada lembar kerja KUMON tersusun secara “small steps” sehingga dapat leluasa disesuaikan dengan kemampuan belajar dan kemajuan anak. Disusun sedemikian rupa agar dapat membentuk kemampuan dasar yang mantap dan memungkinkan anak mengerjakan level yang lebih tinggi dari tingkatan kelas dengan kemampuannya sendiri.

Bahkan anak usia prasekolah yang belum bisa memegang pensil pun dapat memulai belajar dengan metode KUMON. Untuk anak usia prasekolah selain lembar kerja, juga digunakan alat bantu seperti papan bilangan magnetik, jigzaw puzzle, kartu bilangan dan sebagainya yang dirancang secara khusus.

Selain matematika berhitung, Metode Kumon juga sampai pada tahap yang lebih luas seperti aljabar, trigonometri, kalkulus dan matematika tingkat lanjut, bahkan di negara-negara lain Metode Kumon juga dikembangkan untuk materi pelajaran lainnya seperti pelajaran bahasa inggris, bahasa jepang, bahasa jerman, bahasa perancis, dan lain sebagainya.

di edit dari : http://www.kumon.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s