Just another WordPress.com weblog

PC Kloning

Untuk menghemat biaya hardware dan listrik, PC bisa dibuat untuk dipake rame2 secara bersamaan tanpa saling ganggu, berikut ini perbandingan 3 motode PC Kloning, dengan 8 unit klien.

* Terminal Server

Cara ini yaitu 1 unit PC Pentium 4 sebagai master-nya, trus klien2nya bisa pakai Pentium 1, trus koneksi ke PC master-nya via LAN Cost : 1 unit PC P4 Rp 4 juta + 8 unit P1 @ Rp 500rb jadi Rp 4 juta + LAN Rp 500rb jadi total Rp8,5jt Terminal Server di Linux yang terkenal adalah LTSP (Linux Terminal Server Project), kalo di Windows biasanya pake Citrix

* Menggunakan PC Station

Yaitu 1 unit PC Pentium 4 sebagai master-nya trus kliennya masing2 pake :

o 1 unit monitor

o 1 unit keybord & mouse

o 1 unit PC Station PC Station berbentuk kotak kecil yang ada colokan LAN untuk konek ke server dan colokan VGA untuk monitor, colokan keyboard dan mouse dan port USB untuk kopi data flashdisk.

harga per unitnya ada yang bilang Rp 1,25jt ada jg yang bilang Rp 1jt. Cost : 1 unit PC P4 Rp 4jt + 8 Unit PC Station @ Rp 1jt jadi Rp 8jt + 8 unit monitor2nd/keyboard/mouse @ Rp 400rb jadi Rp 3,2jt + LAN Rp 500rb jadi total Rp15,7jt

* Menggunakan Software + VGA

Yaitu 2 unit PC P4 yang di tiap CPU dicolokin 4 unit VGA PCI tiap monitor dicolokin ke VGA ini, dan USB Hub untuk keyboard tiap2 klien. Cost : 2 Unit PC P4 @ Rp 4jt jadi Rp 8 jt, 8 unit VGA PCI 2nd @ Rp 50rb jadi Rp400rb + 8 unit monitor2nd/keyboard/mouse @ Rp 400rb jadi Rp 3,2jt + LAN Rp 500rb jadi total Rp12,1jt software-nya pake BeTwin, googling aja untuk informasi download BeTwin. Coba bandingkan dengan cara biasa yaitu 1 unit PC Pentium 4 Rp 4jt, trus klien2 nya pake 8 unit P3 @ Rp 1 jt + LAN Rp 500rb total Rp 12,5jt silahkan pilih sesuai dengan budget anda, juga perhitungkan kemampuan listrik di lokasi anda, bila listrik cuman 1200 watt maka saran saya pake cara kedua dan ketiga aja, karena kalo pake cara pertama atau cara biasa maka listriknya harus di upgrade. Saya sendiri sudah pernah coba cara ke-3, pake BeTwin dengan 1 CPU 2 monitor, jalan sih tapi Mozilla Firefox hanya bisa jalan di salah satunya, kalo Firefox dijalankan di PC 1 misalnya maka di PC2 gak bisa buka firefox, tapi kalo pake MS Internet Exploer gak masalah, bisa jalan di kedua2nya. PROSES cloning yang sering kita dengar belakangan ini tidak hanya dapat digunakan pada manusia atau hewan saja, tetapi dalam komputer proses ini juga berlaku. Pada komputer, selain kita kenal PC Kloning ternyata terdapat istilah yang lain lagi, yaitu Kloning Harddisk. Proses kloning harddisk dilakukan dengan menduplikasi atau menggandakan data secara utuh dan sama persis semua isinya dengan harddisk sumbernya. Kloning harddisk adalah penduplikasian atau penggandaan yang dilakukan pada suatu harddisk ke harddisk yang lain. Misal harddisk A sudah berisi program lengkap, dan harddisk B masih kosong atau dengan kata lain belum terisi program sama sekali. Dengan melakukan kloning dari harddisk A ke harddisk B, maka kita akan mendapatkan isi dan tampilan harddisk B sama persis seperti isi dan tampilan pada harddisk A. Kita dapat melakukan hal itu dalam hitungan beberapa menit saja. Cara ini sering digunakan oleh pemilik PC yang punya lebih dari satu, misalnya warnet atau bahkan seorang teknisi komputer. Cara ini juga lebih efisien dan efektif ketimbang kita melakukan instalasi sistem operasi pada tiap-tiap harddisk, lalu menginstall program-programnya dengan cara satu persatu. Hal ini tentunya akan banyak memerlukan waktu dan menguras tenaga. Berbagai software telah tersedia dalam kloning harddisk ini, misalnya Windows Norton Commanders atau Norton Ghost. Namun bagi kita yang terbiasa dan familier dengan Windows Explorer, maka kita dapat menduplikasi atau menggandakan dua atau lebih harddisk yang identik dengan menggunakan Windows Explorer tersebut melalui Copy dan Paste. Cara yang dilakukanya pun cukup mudah, walau hanya perlu sedikit kejelian, mengingat prosesnya berurutan serta agak sedikit lama.

Namun tidak selama waktu yang kita butuhkan kalau kita meng-install Sistem Operasi. Langkah-langkahnya adalah:

1. Partisi dan Format Harddisk. Membuat partisi dan memformat harddisk adalah merupakan suatu kewajiban bila kita akan menggunakan harddisk baru. Ini merupakan langkah awal kita sebelum melakukan proses duplikat harddisk.

2. Set Status Harddisk. Harddisk yang akan diduplikat (sumber) dan harddisk yang baru (target) haruslah diatur sedemikian rupa agar PC kita dapat membaca kedua harddisk tersebut. Untuk itu lakukan pengaturan atau setting jumper yang berada di bagian belakang kedua harddisk tersebut. Atau kita memasang kabel pada masing-masing harddisk tersebut pada mainboard kita. Satu harddisk pada posisi Master (Harddisk Sumber) dan harddisk baru sebagai Slave (Harddisk Target).

3. Proses Kloning Harddisk. Apabila langkah sebelumnya telah kita lakukan, maka proses penduplikasian harddisk selanjutnya adalah:

a. Jalankan Windows Explorer.

b. Tampilkan semua file yang tersembunyi pada Windows Explorer dengan cara klik menu Tools lalu pilih Folder Options, dilanjutkan dengan klik tombol View. Kemudian beri tanda pada pilihan Show hidden files and folders, lalu klik tombol Apply, disusul dengan tombol OK.

c. Pilih seluruh file dan seluruh folder pada harddisk utama (Sumber) kecuali folder Windows. Kemudian klik pilihan Copy pada menubar Edit .

d. Klik pilihan Paste pada menubar Edit dalam posisi harddisk kedua (Target). Kemudian selanjutnya buatlah folder baru dengan nama Windows pada root directory.

e. Klik folder Windows pada harddisk utama (Sumber), kemudian pilih semua file dan semua folder kecuali file Win386.swp.

f. Kemudian klik pilihan Copy pada menubar Edit. Klik pilihan Paste pada menubar Edit untuk folder Windows pada posisi harddisk kedua (Target). Dengan cara ini, kita akan mendapatkan duplikat harddisk dengan isi yang sama persis dengan harddisk utama atau sumbernya. Multi Access PC dengan software BeTwin. BeTwin 2000/XP adalah software yang memungkinkan pengguna untuk secara simultan dan independen berbagi komputer yang menjalankan Windows 2000 Professional, Windows XP Professional atau Home Edition (32-bit). Instalasi sederhana. Instal kedua layar adaptor (video card) dan terhubung ke monitor kedua. Plug di USB mouse, USB keyboard dan (opsional )USB speaker. Akhirnya, install BeTwin 2000/XP software.

Manfaat Penerapan Sistem Multi Access PC

1. Mengurangi investasi awal Anda

2. Mengurangi biaya upgrade

3. Menawarkan kemudahan pemeliharaan dan jasa

4. Mengurangi Biaya Total Kepemilikan (TCO)

5. Upgrade Host PC secara otomatis upgrade yang BeTwin stasiun

6. Hemat Listrik

7. Ruang bisa lebih longgar dan leluasa di atur

Kemampuan Sistem Multi Access PC

1. Memudahkan pengguna untuk berselancar internet ( akses email dll) pada saat yang sama.

2. Pengguna dapat menjalankan aplikasi/ perangkat lunak/ software secara bersamaan pada Host PC dan BeTwin Stasiun/ Client.

3. Mendukung sentralisasi data untuk Host PC dan BeTwin Stasiun/ Client sehingga lebih aman dari virus

4. Mendukung pengguna untuk berbagi pheriheral yang sama dalam waktu bersamaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s