Just another WordPress.com weblog

Cara Monitoring Jaringan

IPConfig

Command ini digunakan untuk mendapatkan profil konfigurasi network sebuah komputer. IPconfig menunjukkan semua tentang IP sebuah komputer diantaranya IP Address, subnet mask, default gateway, hostname, DNS server, routing info dan network adapter info. Perintah ini ini penting untuk seseorang mengetahui konfigurasi host sebelum membuat analisis jaringan selanjutnya. Contoh penggunaannya adalah:
c:\>ipconfig atau c:\>ipconfig /all.

Ping

Ping digunakan untuk menguji kemampuan sebuah host berkomunikasi atau mengirim datagram ke luar. Command ping ini bertindak dengan mengirim ICMP echo request. Perintah dari ping ini akan nenunjukkan jumlah datagaram yang hilang sewaktu berkomunikasi dan time to live (TTL). Perintah ini sangat baik digunakan untuk trouble shooting jaringan, misalnya waktu yang sedikit berarti trafik kita bagus.

Contoh penggunaan ping :

c:\> ping localhost atau 127.0.0.1 (untuk menguji konfigurasi network host)
c:\> ping 202.150.226.1 (menguji hubungan dari localhost ke host luar)
c:\> ping http://www.yahoo.com (menguji hubungan localhost ke host yahoo)
c:\> ping 202.150.226.1 -a (mendapatkan domain name host luar berdasarkan IP Address)
c:\> ping 202.150.226.1 -t (ping terus menerus, menghentikanya dengan Ctrl-C)
c:\> ping 202.150.226.1 -n 10 (ping host sebanyak 10 kali – n=number)
c:\> ping 202.150.226.1 -l 1000 (ping host dengan data sebanyak 1000 bytes)

TraceRoute

Command ini digunakan untuk mendapatkan trafik data yang diambil oleh datagram yang dikeluarkan oleh localhost ke sumbernya. Ini biasanya digunakan untuk mendapatkan data tentang keadaan trafik dalam sebuah jaringan untuk menguji kehandalan dan trouble shooting. Ia akan menunjukkan ke semua router serta IP address mereka dan waktu yang diambil untuk ke sana hingga ke sumber host. Contoh penggunaanya adalah:
c:\> traceroute http://www.yahoo.com
c:\> traceroute 192.168.0.1

Route

Route digunakan untuk menambah, membuang atau menukar perintah routing table dalam sebuah host. Command ini biasanya ditujukan untuk host dalam sebuah jaringan yang mempunyai 2 atau lebih router. Route digunakan untuk menyusun trafik komunikasi host berdasarkan IP dan subnet serta router atau gateway. Contoh penggunaan route :

c:\> route print (untuk mendapatkan perintah sewaktu routing table)
c:\> route add (untuk menambah perintah routing)
c:\> route change (menukar perintah routing)
c:\> route delete (menghapus perintah routing)

Hostname

Command digunakan untuk mendapat nama komputer yang kita mau yang telah didaftarkan dalam network. Anda hanya perlu mengetik c:\> hostname pada command window dan nama komputer anda akan kelihatan.

Netstat

Netstat digunakan untuk mendapatkan statistik yang berkaitan dengan IP, TCP, UDP dan ICMP protokol. Statistik ini menunjukkan perintah secara numerical seperti jumlah datagram yang dikirim, diterima dan kesalahan2 yang terdapat dalam pengiriman/penerimaan datagram.

Contoh penggunaan netstat :

netstat -s (menunjukkan statistic berdasarkan protokol serta kesalahan yang berlaku)
netstat -e (menunjukkan statistik ethernet)
netstat -r (menunjukkan statistik sama seperti route print dengan tambahan hubungan yang aktif. )
netstat -a (menunjukkan ke semua hubungan aktif dan yang menunggu untuk membuat hubungan.Penting untuk mengetahui kalau ada seseorang yang mencoba masuk ke komputer anda atau sebaliknya anda mencoba masuk ke komputer orang. Silahkan dipake kalau ada yang mencurigakan mengenai hubungan internet anda atau memang anda seorang yang paranoid)
netstat -a -n (menunjukkan ke semua hubungan aktif)
netstat -a -p TCP (menunjukkan hubungan aktif TCP)
netstat -a -p UDP (menunjukkan hubungan aktif UDP)

Net use\view

Command ini digunakan untuk memeriksa hubungan NetBios antar komputer. NetBios menggunakan Universal Naming Convention (UNC) untuk mengenali nama sebuah komputer dan aksess ke sumber share resources. Penggunaan command net ini penting dalam komputer jaringan untuk membuat hubungan terutama untuk sistem operasi windows. Ini akan membantu anda melihat, menyambung dan memutuskan sharing antara komputer yang menggunakan Server Message Block (SMB). SMB adalah sejenis Application Layer dalam windows yang mengijinkan komputer sharing directory dengan komputer lain dalam jaringan.

Anda perlu berhati-hati dengan command ini. Seseorang dapat saja memutuskan/meremote koneksi ke komputer anda tanpa anda sadari dari jarak jauh ke dalam direktori hard disk anda. Apalagi kalau windows anda tidak dikasih proteksi direktori (password protected directory sharing). Untuk membuat koneksi ke sebuah directory komputer pada jarak jauh, anda boleh mengikuti panduan di bawah:

c:\> net view \\202.150.226.124

Command ini digunakan untuk mendapatkan perintah ke directory yang di-share oleh komputer target.Command ini juga boleh digunakan untuk menguji sebuah komputer apakah mendukung fungsi NetBios. Anda juga boleh menggunakan program seperti RedButton untuk mendapatkan perintah directory sharing sebuah komputer.

c:\> net use X:\\ 202.150.226.124/$C

Setelah mendapat perintah directory yang di-share yaitu C$, anda boleh membuat hubungan ke directory target. Hubungan itu akan ditandai sebagai directory X pada komputer anda.Ini hanyalah sekedar contoh saja dengan asumsi directory komputer target tidak di password. Seandainya ia memerlukan password dan anda tahu passwordnya gunakan command di bawah.

c:\> net use X: \\202.10.10.188/C$ user:XXXXX password:XXXXX

Seandainya anda tidak tahu password komputer target ?????. hehehehehe anda perlu menggunakan tehnik2 kelas tinggi lagi dan anda harus gigit jempol kaki karena dengan sangat terpaksa saya ngga mau beritau.

NBTstat

NBTStat (NetBios over TCP/IP statistics) digunakan untuk mendapatkan statistik tentang NetBios name table komputer anda ataupun komputer lain dalam jaringan. Berikut adalah contoh penggunaanya :

nbtstat -r (digunakan untuk membersihkan dan memasukkan perintah NetBios ke dalam LMHostfile)
nbtstat -n (menunjukkan nama2 dan servis yang didaftarkan dalam sebuah local komputer)
nbtstat -c (menunjukkan isi dari cache name NetBios komputer lain yang baru membuat hubungan pada komputer local)
nbtstat -R (membersihkan dan preload NBT Remote cache name table)
nbtstat -A 10.100.206.2 (menunjukkan name table termasuk physical address komputer lain berdasarkan IP addressnya)
nbtstat -a NBTname (menunjukkan name table termasuk physical address komputer lain berdasarkan nama NetBios komputer yang bersangkutan)
nbtstat -S IP Address (menunjukkan NetBios connection table komputer lain berdasarkan IP)
nbtstat -s NBT Name (sama seperti diatas tetapi menggunakan NetBios name)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s