Just another WordPress.com weblog

Work Breakdown Struckture (WBS) untuk Penulisan Ilmiah

Kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang WBS (Work Breakdown Structure) yaitu adalah pengaturan secara hirarki daripada product dan services yang dihasilkan selama dan oleh suatu project. WBS dapat memberikan kita kemampuan untuk “membagi” project manjadi potongan-potongan yang mempunyai arti dan saling berhubungan, tentu saja untuk keperluan planning dan control.

WBS akan memberikan kita struktur dan guideline dari project schedule yang akan kita buat. Pada prinsipnya WBS ini sama dengan EPS. Yang membedakannya adalah kalau di EPS kita berbicara pada struktur enterprise, perusahaan. Struktur yang kita buat adalah struktur dari suatu perusahaan. Sedangkan yang kita organize di dalam enterprise adalah project project, atau folder projects, atau bisa dibilang kalau unit terkecil dari EPS itu adalah project.

Sedangkan kalau kita bicara WBS, berarti kita berbicara dalam suatu project. Jadi struktur yang kita buat disini adalah struktur dari suatu project, dengan unit terkecil yang berada dalam schedule adalah activity atau task.

Penulisan Ilmiah saya yaitu pembuatan aplikasi kamus IT Android, sehubungan dengan mata kuliah Analisis Kinerja Sistem, saya akan menggambarkan WBS untuk Penulisan Ilmiah saya, gambarnya adalah seperti dibawah ini :

Dalam Penulisan Ilmiah saya ini, WBS yang digunakan adalah Bentuk Hirarki,
Berhubung saya belum begitu mengerti betul dalam praktek membuat WBS yang benar, mohon maaf apabila struktur yang saya buat ternyata bukanlah sebuah WBS.

Berdasarkan struktur yang saya buat diatas, langkah pertama adalah melakukan Planning/perencanaan yang di dalamnya ada 3 kegiatan, lalu langkah kedua adalah menentukan design yang diinginkan, selanjutnya baru masuk ke dalam tahap pengkodean, dan untuk akhir kegiatannya tentu saja tahap test dimana kegiatan yang dilakukan adalah pegaturan ke selular dan implementasi.

WBS adalah sebuah deliverable – orientated collection of project Component
Menampilkan gambar / grafik tentang hirarki proyek
WBS bisa diartikan sebagai teknik untuk :
– Membagi keseluruhan proyek kedalam komponen-komponen,
– MMemecah komponen ke level-level berikutnya sampai dengan tugas

Setiap tugas yang dimaksud merupakan unit yang dapat dikelola (direncanakan, dianggarkan, dijadwalkan dan dikendalikan) / Manageable unit.

Sebuah proyek yang komplek agar mudah dikendalikan harus diuraikan dalam bentuk komponen-komponen individual dalam struktur hirarki, yang dikenal dengan Work Breakdown Structure(WBS).

Pada dasarnya WBS merupakan suatu daftar yang bersifat top down dan secara hirarkis menerangkan komponen-komponen yang harus dibangun dan pekerjaan yang berkaitan dengannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s